kekagumanku untukmu
aku mengagumi wahai engkau sang pembawa cinta
meski ku tahu cinta itu bukan untukku
mungkin aku memang keliru
mengagumi kamu sang pembawa cinta
meskipun aku tahu
aku hanya akan menjadi bayangan
bayangan yang tak kan pernah menjadi cahayamu
aku mengagumi kamu sang penarik hati
meski aku hanya menjadi pengikut sang ilusi semata
aku mengagumi kamu sang penawan hati
meskipun aku keliru mengartikannya
yang ternyata...
hati itu...
cinta itu...
sayang itu...
bukan untukku dan tak pernah untukku
aku hanyalah bayangan yang takkan pernah menjadi cahayamu
aku hanya bisa mengagumi sang pujangga cinta itu
meski lantunan syair yang kau dendangkan
tak pernah dan tak pernah untukku
aku....
dan aku..
masih tetap mengagumi kamu..
kamu sang cahaya terang nan indah...